Jus buah bit dan khasiat buah bit untuk kesehatan

Minggu kemarin saya belanja ke pasar Sleman. Rencananya sih mau membeli fillet ikan tenggiri untuk membikin Pempek ataupun Tekwan. Tapi karena saya ke pasarnya sudah agak siang, alhasil di los pasar khusus daging & ikan sudah tidak ada lagi yang jualan itu tenggiri. Tinggal ayam sama kerang. Sebenarnya sudah habis atau emang tidak ada yang jual fillet tenggiri ya? Kurang paham juga saya..karena jarang banget saya belanja di pasar ini. Emang sih ya ikan tenggiri jarang ditemukan di pasar tradisonal begini..

Akhirnya saya melanjutkan belanja di los/ kios sayur dan buah buahan disebelahnya. Tumpukan bulat bulat berwarna merah di Mbah yang jual sayuran cukup menarik mata saya untuk berjalan mendekat..oh ternyata buah bit. Sayuran satu ini juga jarang ditemukan di pasar tradisional. Biasanya di supermarket yang ada. Sayapun membeli 1 kilo..cukuplah buat eksperimen memasak di rumah😊.

Bit adalah tanaman umbi umbian yang banyak khasiatnya dan digunakan sebagai obat alami. Buah ini dikonsumsi dengan cara di jus, di kukus, direbus, ataupun dipanggang. Dan untuk salad biasanya sudah ada bit yang bentuk kemasan kalengan gitu. Meskipun namanya buah tapi ini bukanlah jenis buah loh ya. Melainkan umbi merah gelap yang tumbuh di dalam tanah dan termasuk jenis sayuran. Manfaat buah bit didapatkan dari nutrisi yang terkandung di dalamnya seperti protein, karbohidrat, serat, vitamin C, folat, kalium, magnesium, zat besi & sodium.

Buah ini rendah lemak dan kalori , tidak mengandung lemak jenuh/ kolesterol dan mengandung antioksidan yang tinggi.

Berikut manfaat dari buah bit buat kesehatan, antara lain :

1. Memiliki sifat anti radang

2. Detoks alami bagi tubuh ( ginjal & hati)

3. Mencegah hipertensi

4. Mencegah anemia

5. Baik dikonsumsi selama diet ( menurunkan berat badan)

6. Meningkatkan stamina/ doping alami bagi para atlet

7. Mengatasi ketombe

8. Melancarkan pencernaan

9. Mencegah pikun

10. Baik dikonsumsi bagi penderita diabetes

11. Baik buat ibu hamil dan janinnya, karena mengandung folat

12. Mencegah kanker. Penelitian di laboratorium menunjukkan ekstrak bit mampu menekan pertumbuhan sel kanker

13. Mendukung kerja saraf dan otot

Buah bit ini juga sering dipakai dalam pewarnaan makanan secara alami/ natural colouring food. Semisal untuk warna merah di pembuatan Red Velvet Cake. Atau pewarna merah di nasi merah dan mie homemade merah.

Saya sendiri suka mengkonsumsi bit sebagai jus. Dimixing bersamaan wortel, tomat dan bengkuang. Supaya jusnya agak berasa manis dikit dan lebih segar tentunya. Karena kalau cuma jus bit tanpa tambahan sayuran apa apa..rasanya agak agak gimana gitu…😁. Aromanya bau tanah yang cukup menyengat bagi hidung saya…😉. Sebelum proses pengejusan buah bit ini saya kupas dan cuci bersih dahulu kemudian saya rendam memakai air yang dicampur garam selama 30 menitan ( garamnya secukupnya saja..nanti kalau banyak banyak asin dong buah bitnya haha..😂). Atau direndam memakai cuka apel, cukup 5 menit saja. Tujuannya supaya residu pestisida larut. Jadi aman dikonsumsi.

Jus bit ala ala saya;

1 bengkuang

1/2 butir buah bit ukuran besar

Air matang secukupnya

Madu secukupnya

** Blender atau parut secara manual buah bit bersama bengkuang. Saring dan ambil airnya. Tambahkan madu sesuai selera. Tanpa ditambah madu juga sudah enak, karena bengkuang sudah memberi rasa manis di dalam jus ini. Siap diminum ya…

Semoga artikel ini bermanfaat😍

Nasi Biru aka Nasi Kerabu

Pagi ini menyempatkan diri memasak nasi biru. Karena stock bunga telang yang saya simpan di kulkas sudah lumayan banyak ( malah hampir sebagian membusuk😣).

Sudah beberapa waktu yang lalu menyimpannya, tiap hari jika si bunga biru ini mekar saya memetiknya dan menyimpannya di kulkas. Seharusnya sih cara penyimpanan yang benar melalui proses pengeringan dahulu ya biar awet tidak busuk seperti punya saya. Bisa dijemur di bawah terik matahari atau cukup di angin anginkan saja. ( Dasar sayanya saja yang pemalas!!😀).

Nasi biru ini kalau di Malaysia dikenal sebagai Nasi Kerabu. Warna birunya yang cantik ini diperoleh dari pewarna alami kelopak bunga telang atau Clitorea ternatea. Dan di negeri Jiran sendiri nasi kerabu mudah ditemukan di kawasan Kelantan dan Trengganu. Istilah kerabu mempunyai arti campuran dari daun daun mentah atau ulam.

Saat disuguhkan nasi kerabu ini makin nikmat bila disantap bersama lauk pendamping seperti ayam goreng, daging, urap, telur asin dan tak lupa kerupuk udang. Bagi pecinta sesambelan seperti saya kayaknya makin nampol bila ditambahi sambel terasi juga ya… Hmmmm…bisa dibayangkan rasanya kan? Pasti so yummy nom nom…😍

Tentang gambaran bagaimana rasa si nasi biru ini? Rasanya sih hampir sama dengan nasi lemak, nasi uduk ataupun nasi kuning kok. Cuma yang membedakan dari segi aroma saja. Nasi kerabu lebih beraroma….

Bahan:

– 500 gr beras

– 1 genggam kelopak bunga telang ( rendam dengan air secukupnya saja)

– 4 lembar daun salam

– 2 batang serai diambil bagian putihnya

– 4 cm lengkuas dimemarkan

– 3 cm jahe digeprek

– 4 lembar daun jeruk

– 1 sdt garam atau sesuai selera saja

– 1 saset santan insant

– Air secukupnya ( seperti masak nasi biasa)

Cara:

1. Cuci beras sampai bersih

2. Kemudian masukkan semua bahan di panci ( air, bumbu rempah, santan dan air rendaman bunga telang)

3. Masak diatas kompor sampai air asat dan beras menjadi aron. Tutup panci dengan tutupnya.

4. Kukus nasi di pengukusan selama 30 menit atau sampai matang.. ( saya sebagai orang Jawa menyebut pengukusan sebagai Soblok di Jogja😆)

5. Sajikan nasi biru ini dengan pelengkapnya. Lauk pauk , urap plus sambel😍

Semoga tulisan ini bermanfaat😗