Pepes Tahu

Hmmmm…aroma wangi menyeruak diseantero dapur kecil saya siang ini… antara wangi yang berasal dari terasi dan daun pisang yang on the way layu diatas pemanggangan. Ya , saya sedang membakar pepes tahu di grill/pan serbaguna …pan baru yang sudah lama saya beli tapi tidak kunjung jua dipakai๐Ÿ˜€.

Sebenernya dulu rencana mau testing pan ini pertama kali buat bakar sate satean. Tapi keburu di Jogja diumumkan ada yang sudah terinfeksi Covid dan kampung dimana saya tinggal melakukan locked down ala ala, sejak itu saya jadi males belanja ke pasar karena jalannya muter muter lebih lama sampainya. Jadi belanja ya apa kadarnya saja ditukang sayur yang lewat depan rumah.Dikarenakan dikulkas masih ada sisa sisa sayuran kemarin, dan semuanya nanggung tinggal dikit dikit jumlahnya..yowes saya cemplungin semuanya di adonan pepes tahu ini.

Cuss resepnya:

BAHAN:

  • 10 buah tahu takwa
  • 1 butir telur ayam kocok lepas
  • 1/4 bagian kelapa setengah tua parut
  • 3 ekor ikan asin peda merah, ambil dagingnya suwir suwir
  • 1 genggam daun singkong rebus iris
  • 1 genggam tauge
  • 3 buah tomat kecil iris
  • 2 batang daun bawang prei iris
  • Daun pisang/tusuk gigi/lidi buat membungkus

BUMBU HALUS:

  • 20 biji cabe merah keriting
  • 5 biji cabe rawit merah
  • 1 sdm terasi bakar
  • 7 siung bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 3 cm kencur
  • 1/2 sdt kaldu bubuk (optional)
  • 2 sdm gula merah
  • 1/2 sdt ketumbar bubuk
  • 1/2 sdt lada bubuk
  • Garam secukupnya ( sesuai selera)

CARA:

– Campur bumbu halus bersama kelapa parut, tahu halus , suwiran ikan peda dan sayuran. Tes rasa. Jika sekiranya sudah pas tambahkan kocokan telur. Aduk rata.Bungkus pakai daun pisang bentuk rol, semat kedua sisi daun dengan lidi. Kukus 30 menit. Angkat. Bakar sampai daun berubah kecoklatan dan wangi. Nikmat disantap hangat hangat bersama nasi…๐Ÿ˜‹

Happy cooking everyone๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜

Bothok Peda & Aneka Sayuran

Minggu kemarin pas Bulik datang kerumah, saya dibawain oleh oleh ikan asin peda merah. Sebenarnya saya suka banget sama ikan asin, tapi sudah beberapa bulan yang lalu saya pantang makan makanan yang digoreng memakai minyak, jadi bingung mau diapain ini si ikan peda?

Padahal si peda ini digoreng saja suduh cukup nikmat dimakan bersanding bersama nasi putih hangat dan sambel terasi plus lalap sayur rebus ..beuuuh …bisa bisa gagal diet nanti… nambah nasi terus…tentunya bagi para penikmat ikan asin seperti saya ini loh ya…๐Ÿ˜€

Setelah dipikir pikir, akhirnya saya olah si peda menjadi bothok. No minyak. Dicampur sama kelapa muda parut dan beberapa sayur mayur didalamnya…biar nano nano rasanya ramai hehe…tidak ding! ๐Ÿ˜€.

Cuman karena saya orangnya tidak puas makan kalau tidak memakai sayuran, serasa ada yang kurang kalau makan garingan lauk saja. Masak apapun harus ditambahin sayuran. Dan pastinya biar tidak kekurangan serat.

Cuss resepi:

BAHAN:

1/2 butir kelapa setengah tua parut

4 Ekor ikan asin peda merah ( saya goreng pakai sedikit margarine, suwir dagingnya)

1 Genggam tauge2 buah tomat kecil iris

1 Genggam daun singkong rebus iris

1 batang daun bawang prei irisDaun pisang / lidi/ tusuk gigi buat membungkus

BUMBU HALUS:

6 siung bawang merah

4 siung bawang putih

20 buah cabai merah keriting

3 buah cabe rawit setan

4 cm kencur

1 sdm gula jawa

1/2 sdt kaldu bubuk (optional)

Garam secukupnya ( karena ikan pedanya sudah asin)

CARA:

– Campur kelapa parut, suwiran ikan peda, sayuran dan bumbu halus. Test rasa. Jika dirasa sudah pas, bungkus pakai daun pisang. Semat pakai lidi/ tusuk gigi. Kukus selama 30 menit. Angkat.Siap disajikan …yumyum๐Ÿ˜‹Casingnya sih pepes tapi isinya bothok!๐Ÿ˜…