Kue Kuping Gajah

Kue tradisional jaman old ini masih eksis sampai sekarang. Rasanya yang manis gurih renyah bikin tidak eneg waktu memakannya. Dulu termasuk kue favorit masa kecil saya waktu Lebaran.

Dan di kampung saya masih ada aja tetangga yang menyuguhkan kue kuping gajah ini di meja sewaktu hari Raya Idul Fitri . Karena di kampung orang orangnya jarang yang mengenal kue kekinian..sebangsa Nastar atau Kastengel dll😊

Karena masih punya sisa terigu kenarin, hari ini saya trial bikin kue kuping gajah. Belum maksimal 100 % sih, karena pas penggorengan pertama ada aja insiden yang menyebalkan..gosong!πŸ˜›

Cuss resepnya

Bahan

400 gr terigu

70 gr margarine

80 ml santan kental

1 butir telur

80 gr gula pasir

1/2sdt garam

3 sdm cokelat bubuk

Cara:

1. Kocok gula garam telur margarine sampai rata

2.Masukkan terigu dan santan. Ulen sampai kalis Bagi adonan jadi 2

3. Bagian satu dibiarkan tanpa warna, sedangkan bagian adonan lain ditambahkan cokelat bubuk

4. Bagi adonan putih dan cokelat, masing masing jadi 2 bagian. Pipihkan

5. Taruh adonan putih diatas selembar plastik, timpa dengan adonan cokelat yang sudah dipipihkan. Gilas agar saling rekat, gulung agak ditekan bersama plastiknya. Lakukan hal yang sama dengan adonan lainnya

6. Taruh di wadah tertutup dan simpan di freezer selama 1 jam

7 . Keluarkan dari freezer. Iris tipis. Goreng pakai api kecil. Bila kue serasa diaduk agak ringan . Angkat.

Jangan sampai nunggu berubah warna cokelat, ntar kalau dingin warnanya tidak cantik lagi.

Let’s get cooking😘

Kue Kacang Jadul

Kue ini mengingatkan pada saya masa masa ABG dulu, mungkin sekitar 25 an tahun yang lalu sewaktu saya masih berlabel anak SMA hampir tiap hari jajannya kue beginian di warung dekat sekolah. Kue terfavorit banget ini mah, selain es lilin rasa rujak…haha jadul banget ya..tapi uenaak polπŸ˜†

Dan hari ini saya ingin bernostalgia melampiaskan rasa kangen saya akan masa masa itu. Walaupun kuenya tidak seotentik pada jaman old dulu, kalau dulu kue kacang identik dengan bentuk bintang sabit yang dicetak gede gede. Tapi setidaknys bisa puas bercemal cemil mengunyahnya..

Sekalian mau bernostalgia sama otang tua saya, yang saya beli 18 th yang lalu. Penampilannya sudah tidak ayu lagi hihi, mungkin kalau disejajarkan dengan manusia, otangnya sudah keriput wrinkle wrinkle..πŸ˜›

Cuss

Bahan:

500 gr terigu sangrai

200 gr minyak sayur kwalitas bagus

50 gr margarine

150 gr gula halus

1sdt garam halus

250 kacang sangrai halus

4 butir kuning telur buat olesan

Cara:

– Campur terigu, gula, garam, kacang, margarine, aduk rata. Tuangkan minyak sedikit sedikit sambil diaduk sampai adonan lembab.

– Simpan adonan dikulkas 30 menit sampai 1 jam

– Keluarkan dan biarkan sebentar di suhu ruang. Cetak sesuai selera. Olesi permukaannya dengan kuning telur. Taruh diloyang yang sudah dioles margarine.

– Panggang sampai matang. Karena saya cuma pakai oven tangkring yang tidak pakai suhu/ timer, jadi tidak tahu berapa menit ya manggangnya, cuma sering sering dicek saja.