Sudah lama sekali keep resep kue ini tapi tidak pernah saya eksekusi sekalipun. Beberapa tahun yang lalu pernah bikin bakpia juga, tapi versi pia renyah ngeprul yang awet disimpan berhari hari ditoples itu. Pia isian kumbu cokelat.
Baru kemarin siang memberanikan diri nguplek resep pia basah jadul ini di dapur, mumpung si Mbah Moodnya lagi datang. Sekalian juga memanfaatkan yeast instant yang tinggal 1 bungkus.
Sebenarnya kalau mau makan roti pia basah gini, juga ada yang jual di bakul roti di pasar gitu jadi tidak perlu ribet ribet . Dijual seribuan sebiji. Mah kalau belinya banyak bisa di diskon dan dikasih harga kulakan.
Tapi saya kok ya lebih sreg kalau bikin sendirian, karena lebih terkontrol higienis. Dan bisa suka suka beri isi kumbunya, saya suka yang isian banyak biar lebih puas memakannya, tentunya 100% isi full kacang hijau tidak kaleng kaleng.Kalau beli itu isinya sedikit cuma seuprit, rotinya sih besar tapi tebal dikulit dah gitu kalau digigit suka alot..π

BAHAN KULIT:
- 250 gr terigu protein sedang
- 50 gr margarine
- 2 sdm gula pasir
- 1/4 sdt garam halus
- 1/2 sdm ragi instant
- 125 ml air hangat suam kuku
- BAHAN KUMBU:
- 250 gr kacang hijau berkulit
- 200 gr gula pasir
- 1/4 sdt garam
- 200 ml santan kental
- 2 lembar daun pandan
- ***Rendam kacang hijau semalaman kukus sampai empuk 30 menit. Haluskan ( punya saya dichopper). Masak bersama gula garam daun pandan dan santan sampai asat kalis. Bentuk bulat untuk isian
- **CARA
- Aduk semua bahan , kecuali garam dan margarine. Masukkan margarine garam, aduk kalis. Diamkan 45 menit. Tinju adonan. Bagi adonan @ 30 gr ( jadi 18 buah bulatan )
- Gilas tipis bulatan tadi, beri isian kumbu di dalamnya. Bentuk bulat pipih. Panggang di oven atau di wajan teflon tebal/ snack maker. Cek bila sebelah sisi sudah berwarna cokelat, balik. Panggang sampai kedua belah sisi berwarna cokelat semua

Punya saya tak panggang di oven tangkring dan snack maker. Beda hasil ya , yang di snack maker permukaan pianya lebih empuk kalau disentuh dan warna cokelat ditengah permukaan pianya lebih jelas kentara. Dan yang hasil pia oven warna cokelatnya cuma semburat, kalau disentuh agak keras. Tapi dari segi rasa dan tekstur semuanya saya suka, tetep enak , pas manisnya dan lembut kalau digigit. Dah 2 hari juga tetep oke asal disimpan di wadah kedap udara.
Let’s get cookingπ





Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.