Sayur Santan Buncis Kentang & Tradisi Sambatan di Kampung Saya

Entah kenapa, akhir akhir ini saya selalu pengen makan makanan yang dulu sering dimasak oleh almarhum Simbah Putri saya. Karena memang sejak kelas 5 SD saya ikut tinggal bersama keluarga nenek kakek, dan itu berlangsung lama. Sampai saya lupa gimana sih rasanya tinggal sama ortu sendiri?๐Ÿ˜ข

Salah satu sayur kampung yang ngangenin adalah sayur santan buncis dan kentang, cuma sayur sederhana memang. Tapi nostalgia di balik makanan ini banyak sekali bagi saya. Dulu sewaktu saya masih kecil, sayur ini banyak dijumpai ketika ada salah satu warga dikampung sedang punya hajat ” Sambatan” membangun rumah.

Sambatan berasal dari bahasa Jawa yang maknanya ” Mengeluh atau berkeluh kesah”. Tapi pada prakteknya Sambatan merupakan tradisi gotong royong secara sukarela saat ada warga kampung yang membutuhkan pertolongan. Ini merupakan wujud kearifan lokal masyarakat di pedesaan.

Kalau dikampung saya Sambatan identik dengan membangun rumah, memperbaiki rumah yang rusak, memasang genteng atau membangun kandang ternak sapi maupun kambing. Pembangunannya ramai ramai minta tolong tetangga kanan kiri, dan itu gratis tanpa kita memberi bayaran kepada mereka. Yang empunya rumah cukup menyediakan makan minum sepuasnya & “Ses” (rokok) saja.

Dan sayur khas tradisi Sambatan ini adalah sayur buncis mix kentang yang berkuah santan banyak..seperti yang saya masak hari ini.

Sebenarnya sayur ini jenis sayur lodeh biasa, tapi diulek bumbu bumbunya dan ada tambahan kunyit beserta kemiri di dalamnya. Bumbunya ditumis dulu, menyusul sayuran dam santan. Meskipun sederhana tapi tetep so yummy, seger, apalagi makannya ramai ramai gitu ya…๐Ÿ˜€

Lagi lagi ..ini penampakan salah satu sayur ndeso yang ngangenin bagi saya…setidaknya dengan memasak sayur ini saya ingin mengenang satu persatu kenangan masa kecil saya..my childhood memories๐Ÿ˜˜

Pia Jadul Isi Telo

Sebenarnya jenis pia yang identik dengan isian kumbu telo/ubi manis adalah jenis pia Bakpia Pathuk. Tapi kali ini saya lagi pengen bereksperimen dengan membuat roti pia basah dengan isian telo manis. Aji mumpung punya ubi manis dirumah..eh ternyata not too bad kok..enak juga.

Cuma saya rubah takaran margarinenya, saya kurangi dan hasilnya memang berbeda dari roti pia kumbu kacang hijau yang pernah saya buat beberapa hari yang lalu. Kulit pia ini lebih bertekstur agak sedikit alot pas dimakan hangat hangat, tapi tidak alot alot banget. Sama persis dengan pia basah yang dijual di pasar atau warung di dekat rumah saya. Tapi setelah selang sehari teksturnya berubah empuk karena saya masih punya beberapa biji dan saya simpan diwadah kedap udara. Saya simpan dikulkas semalaman, esok harinya saya panggang lagi ..cukup panas saja..tidak perlu lama lama. Buat sarapan ..masih yummy๐Ÿ˜‹

Kue manis khas Yogya ini sebenarnya bukan asli berasal dari kota Gudeg sendiri. Dari informasi yang saya baca, bakpia berasal dari Cina. Bakpia terbentuk dari pengaruh alkulturasi budaya Jawa dan Tionghoa. Berasal dari dialek Hokkian, Tou Luk Pia yang secara harfiah berarti roti berisi daging. Karena awalnya bakpia memang berisi daging dan dibawa pertama kali ke Yogya oleh seorang pendatang Tiongkok pada tahun 1940 an.

Cuss ke resep yuk

***Bahan:

250 gr terigu protein sedang

2 sdm gula pasir

35 gr margarine ( saya pakai yang wangi butter)

1/4 sdt garam

125 ml air hangat

1/2 sdm ragi roti/ yeast instant

***Isian:

250 gr ubi manis kukus haluskan

3 sdm margarine butter

13 gram santan bubuk / bisa diganti susu bubuk

5 sdm munjung gula pasir ( sesuai selera)

1/4 sdt garam

Campur semua bahan isian, bentuk bulat bulat kecil

***Cara:

– Campur semua bahan kulit kecuali garam dan margarine. Aduk rata. Masukkan garam & margarine terakhir kali. Uleni sampai kalis

– Diamkan 45 menit sampai mengembang. Tinju adonan agar gas keluar. Bagi jadi 18 bulatan kecil , diamkan lagi selama 30 menit.

– Gilas bulatan kecil tadi beri isian kumbu telo. Bentuk bulat dan tertutup. Lakukan sampai adonan habis

– Taruh di loyang panggang di oven atau snack maker. Bolak balik sampai kedua sisi berwarna cokelat dan matang. Angkat.

Lumayan kan buat teman nge’teh..๐Ÿ˜˜