Nasi Goreng Kencur

Pagi pagi bikin sarapan nasi goreng, yobenlah…mau dikata bikin ngantuk atau apa aja…luweh sabodo teing lah, orang kepengen makan ya sudah makan aja gaspol…😀

Mumpung punya nasi mawur atau nasi pero yang teksturnya kasar keras kaya nasi nasi yang dijual di warung nasi Padang itu. Saya sendiri tidak pernah masak nasi yang mawur beginian, cenderung suka nasi yang teksturnya sedang sedang saja, tidak kasar dan tidak lembek. Kalau punya nasi mawur ya kalau dapat Ater Ater dari orang hajatan atau dapat nasi berkat kendurian di kampung.

Tekstur nasi begini pas banget kalau dibikin nasi goreng, hasilnya tidak menggumpal karena keseringan di aduk aduk di atas wajan. Yowes tak bikin aja nasi goreng kencur, secara sudah lama sekali tak memasak dan menyantap nasi goreng. Biasanya saya kalau masak nasgor tak bumbuin sedikit terasi atau petai biar aromanya tambah wangi, kali ini tak tambahi kencur dan ternyata rasanya enak , aromanya wangi sedap…

BAHAN :

  • 1 piring nasi mawur atau pero
  • 1 buah tomat iris kasar
  • Ayam goreng iris /suwir
  • 1 buah wortel dan kacang panjang secukupnya diiris kecil rebus sebentar. Tiriskan
  • Sayuran bisa diganti yang lainnya ya

BUMBU HALUS :

  • 4 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 5 biji cabe keriting hijau
  • 2 biji cabe keriting merah
  • 2 cabe rawit merah
  • 2 butir kemiri
  • 2 cm kencur
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt kaldu jamur atau kaldu bubuk
  • 2 sdm margarine untuk menumis

CARA:

  • Tumis bumbu pakai margarine hingga harum, masukkan nasi selanjutnya irisan ayam dan sayuran. Tambahkan garam & kaldu bubuk. Terakhir masukkan irisan tomat. Aduk rata. Test rasa. Angkat. Siap disajikan

**Sengaja saya tidak memakai telur di dalamnya, soalnya sudah ada irisan ayamnua , takut kolesterol naik jika proteinnya dobel dobel hehee..

Cenil Kanji

Biasanya saya beli makanan ini di Mbak bakul cenil di pasar dekat rumah. Tapi dari segi bentuk si cenil bukan bulat lonjong seperti yang saya buat, bentuknya bulat melebar tipis kaya daun telinga gitu dan dicampur bersama ketan hitam kukus, lupis ketan dan potongan gendar ( gendar : adonan kerupuk nasi atau puli yang sudah matang dan sudah ditumbuk jadi teksturnya kenyal , bisa diiris ). Lalu di krawu bersama kelapa parut terus dikucuri kinca gula merah hitam yang kental..hmmm sedap.

Karena sudah berbulan bulan saya tidak pernah lagi belanja di pasar , apalagi jajan makanan mateng. Saya cuma ngandelin Mas / Mbak tukang sayur yang ngider di jalan depan rumah sejak pandemi. Mau belanja di pasar kok masih worry karena tidak ada physical distancing kalo di pasar tradisional itu. Untuk makanan saya usahakan masak sendiri, tidak jajan jajan lagi meskipun hanya jajan via online take away gitu

Yoweslah kepengen cenil ya bikin sendirii saja , setidaknya masakan sendiri itu lebih higenis dan tentunya bisa berpuas puas menyantapnya. Walau kurang lengkap karena tidak ada printilan printilan yang lainnya.

BAHAN BIANG :

  • 2 sdm tapioka
  • 1/4 sdt garam
  • 100 ml air

**Masak semua bahan diatas kompor pakai api kecil, diaduk terus hingga mengental dan adonan berwarna bening menyerupai lem. Angkat.

BAHAN LAIN :

  • 150 – 175 gr tapioka
  • Pewarna makanan sesuai selera

**Pelengkap :

Kelapa parut kukus

Kinca gula merah atau gula pasir

CARA :

  • Setelah bahan biang dimasak dan mengental seperti lem, masukkan tepung taipoka yang lainnya (150 gram / 175 gram) . Aduk rata,masukkan tepung sedikit demi sedikit sampai adonan menyatu kalis dan bisa dipulung/ dibentuk.
  • Bagi adonan menjadi 3, satunya biarkan putih tanpa warna, sisanya diberi warna sesuai selera
  • Jerang air di panci sampai mendidih, ambil sedikit adonan bentuk menyerupai cendol ( dipelintir memakai kedua telapak tangan). Masukkan ke air yang sudah mendidih tadi, bila sudah mengapung dan berwarna bening. Angkat tiriskan.
  • Gulingkan ke kelapa parut , kucuri kuah kinca atau bisa ditabur gula pasir saja sudah enak…manis gurih krenyes krenyes.
  • So yum yum manis gurih dan teksturnya kenyil kenyil….