Punya tanaman camcao Jawa yang sebenernya belum benar benar gede batangnyaa, tapi keburu saya ngeces pengen bikin camcao buat minuman. Walaupun ndak punya santan atau gula jawa, yowes dengan bahan modal seadanya cuma susu kental manis toktil akhirnya tercipta wedang camcao kenangan masa kecil saya. Gak perfect sih rasanya, yang penting sudah kelakonlah nyicip wedang camcaonya..
Kenapa saya sebut camcao kenangan? Karena terakhir kali saya buat dan minum camcao ini sudah sangat lama sekali, dulu semasa baru baru lulus sebagai anak ABG berseragam putih abu abu. Masa itu almarhum Simbah Kakung dan Simbah Putri saya masih ada.
Cara membuatnya sangat mudah, cuma daun yang sudah dicuci bersih diremas remas manual pakai air matang secukupnya/ diproses pakai blender juga bisa, di saring dan diamkan beberapa jam sampai mengeras atau ditaruh dikulkas biar cepat set. Tinggal diaplikasikan ke berbagai jenis minuman.
Jaman dulu sering bebikinan camcao ini , dikasih sama tetangga yang nanam pohon cimcau gede dan sangat rimbun daunnya, wong saking panen berlebihan daun daun si camcaonya suka dibeli sama tengkulak .

Camcao jenis ini sudah agak langka ya , sekarang sudah bermunculan jenis camcao variasi baru semacam cincau jelly. Selain segar dan enak dibuat minuman es atau dawet, camcao ini berfungsi juga sebagai obat herbal penurun panas atau demam. Juga obat panas dalam.





Note : Foto pohon kacang benguknya saya comot dari Mbah Google ya😊
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.