Kangen berat sama urap Megono gori / nangka muda buatan almarhum Simbah Putri dulu. Masih terbayang bayang cita rasa megono bikinin almarhum nenek yang sangat enak bagi saya, antara rasa asin manis dan gurih yang berpadu dengan rasa pedes. Pokoke enak tenan!😋 . Bisa nambah nambah bila makan nasi pakai urap megono beginian plus ditambah sama lauk tempe kemul..di Jogja kami menyebutnya dengan tempe keripik. Ekspektasi orang yang pengen tubuhnya langsing tapi hobi makan seperti saya…bukan langsing yang didapat tapi perut yang makin buncit dan timbangan yang malah makin menganan! Hahaaa…😃
Karena saat ini sudah tidak ada nangka yang berbuah di kebun lagi dan kalau beli di pasar kok harganya cukup mehong ya..mosok yo sekilo nangka cacah harganya mencapai 10K. Inipun pasar tradisional di dekat rumah saya yang notabene masih ada di pelosok pedesaan!😔.
Dan sudah bukan nangka yang benar benar muda lagi ya, soalnya untuk bikin urap megono ini harus benar benar menggunakan nangka muda biar nanti kalau dikukus menghasilkan tekstur nangka yang lembut.
Yo wes , akhirnya saya berinisiatif mengganti nangka muda dengan pepaya muda saja. Lumayan to tinggal metik di kebun belakang rumah kok. Gratis tis…haha…dasar emak emak pengiritan! 😆
Dan hasil urap megono ini setelah matang banyak banget ya, bisa dibagi bagi ke saudara..😊

BAHAN:
2 buah pepaya muda ukuran sedang cacah / parut memanjang
1 butir kelapa setengah tua parut
1 ons teri goreng setengah matang
2 papan petai
2 lembar daun salam
2 batang serai ambil putihnya digeprek
Seruas laos
***BUMBU HALUS:
1 peres sdm garam halus ( sesuai selera)
8 butir bawang merah
5 butir bawang putih
1/2 sdt ketumbar bubuk
4 butir kemiri
1 saset kecil terasi bakar/ goreng
20 butir cabe rawit merah ( bila merasa kurang pedas bisa ditambahi sesuai selera)
1 sdt kaldu jamur / kaldu ayam biasa
1/2 potong gula merah yang bentuk bulat
Seruas kencur
3 lembar daun jeruk purut
CARA:
– Ulek bumbu halus. Campur bersama kelapa parut, teri, petai, daun salam, laos dan serai. Test rasa. Bila sudah pas, bungkus adonan kelapa memakai daun pisang. Kukus selama 15 menitan.
– Selanjutnya kukus cacahan atau parutan pepaya muda sampai matang
Cek sesekali biar pepaya tidak keempukan atau lonyot.
– Penyajian : Campur pepaya yang sudah matang bersama kukusan bumbu kelapa tadi. Siap disajikan…
Hmmm endeuss!😗

Happy cooking 😗




Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.