Sesekali … hidup itu perlu yang pahit pahit. Jangan manis manis terus, nanti diabet!๐

Saya penggemar sayur yang ada pahit pahitnya, semisal pare, daun pepaya pun beserta bunganya. Meskipun bercitarasa pahit tapi sayur sayuran tersebut kok tetep aja enak ya kalo diolah dan banyak pula yang menggemarinya. Apalagi dioseng pedes ditambah teri atau pete, beeuh bisa menghabiskan nasi sebakul nanti..๐
Dikarenakan stok teri dan pete kosong, akhirnya si pare cuma sayang oseng polosan begitu saja. Tentunya dengan level kepedasan yang sesuai dengan selera saya ya, gak terlalu pedes dan gak terlalu anyep, pakai cabe jawa keriting yang diiris kasar..hihi..biar gak terlalu keluar kuat pedasnya.
Sebenarnya lidah saya masih bisa menerima rasa pedas , tapi perut yang sudah berontak apabila diisi sama pedes pedesan. Bagi para pecinta makanan pedes jontor, akan lebih enak kalau cabenya ditambah cabe rawit merah..
**Bahan:
2 biji pare buang isi dan iris tipis. Remas pakai garam sebentar biar pahitnya sedikit berkurang. Cuci bersih
50 ml air matang
**Bumbu:
4 siung bawang merah iris
3 siung bawang putih iris
6 cabe merah keriting iris kasar
1 sdm udang rebon
1 sdt garam, sesuai selera
1/2 sdt kaldu jamur
1 sdt gula pasir/ gula merah
**Cara: Tumis bumbu iris hingga harum masukkan irisan pare. Tambahkan udang rebon. Aduk rata. Tambahkan gula garam kaldu jamur. Masukkan sedikit air matang. Koreksi rasa. Masak sampai pare empuk. Angkat.
Yummy๐

Happy cooking everyone๐



Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.