Mupeng sama Monte ini ( ditempat saya namanya Monte, entah kalau di daerah lain apa namanya) ..sudah beberapa hari terakhir kok rasanya pengen sekali makan kue tradisonal jaman baheula beginian..jadul tapi enak manis dan sedikit kenyil kenyil/kenyal.
Sebenarnya hanya makanan ndeso yang sangat simple, bahan bahannya sederhana , dan cara bikinnya juga mudah. Terbuat dari sagu mutiara, dan parutan kelapa yang setengah tua ditambah gula pasir ..kelapanya tidak tua tua banget karena nanti hasilnya tidak enak dan tidak muda muda banget..karena hasilnya juga akan kelembekan plus yang pasti susah memarutnya..
Di daerah saya Monte ini biasa dibuat pas ada orang hajatan, semisal Ngantenan/ Pernikahan gitu..tapi cuma disuguhkan buat teman ngeteh tetangga atau saudara yang rewang/ bantu bantu masak di dapur. Kalau buat suguhan tamu undangan tetep Lemper Ketan dan Tape Ketan yang jadi primadona utamanya. Atau buat suguhan kalau arisan RT atau Sambatan / Kerjabakti di kampung gitu.
Belajar masak ini juga karena almarhum Simbah putri saya dulu semasa hidupnya sering bikin kue Monte. Dan setelah sekian lama cuma membayangkan di angan angan saja, kemarin saya niatkan buat sendiri. Soalnya mau beli di bakul jajan pasar masih takut, sejak ada Covid saya jadi worry beli makanan mateng. Apalagi akhir akhir ini di Jogja banyak klaster penyebaran Covid warung makan/resto bermunculan. Sudah ada 2 klaster warung makan..😢
Yoweslah, demi keinginan yang sudah tidak bisa dibendung lagi finally saya belanja bahan di warung dekat rumah. Tinggal petik daun pisangnya di kebun. Bikinnya malem malem , hahha.. karena sempat males malesan mau memarut kelapanya..cuma separuh kelapa sih tapi agak lumayan gede ukurannya. Tapi setelah mateng kuenya jadi banyak kok, orang banyak yang tak bagiin ke saudara saudara juga..karena tidak habis kalau saya makan sendirian.
Hmmmm…ambil fotonya juga asal asalan, asal cekrek saja..jadi hasilnya tidak maksimal..hihi jelek…keburu mengantuk pula..😆
BAHAN:
- 2 bungkus sagu mutiara ukuran 70 gram
- 1/2 butir kelapa setengah tua di parut
- 3 sdm tapioka
- 200 gram gula pasir
- 1/2 sdt garam halus
- Daun pisang dan tusuk lidi secukupnya untuk membungkus
CARA MEMBUAT:
- Cuci bersih sagu dan rendam 15 menit. Tiriskan
- Campur semua bahan ( kecuali daun pisang ya)
- Bungkus dengan daun pisang. Kukus 30 menit
- Angkat. Siap disajikan bersama teh anget. Lebih enak bila sudah dingin. Karena teksturnya akan lebih padat dan kenyal sewaktu dimakan.


