Selat Solo

Kuliner terkenal dari kota Solo ini merupakan akulturasi sekaligus buah hasil penjajahan jaman kolonialisme Belanda dulu. Akulturasi ini dimulai sejak pembangunan benteng Vestenburg yang mana tempat tersebut digunakan sebagai tempat perundingan Belanda dan pihak Kasunanan Surakarta.

Selat solo juga dikenal sebagai bistik Jawa, berasal dari sebuah kata dalam bahasa Belanda ” Biefstuk” atau ” Steak” dalam bahasa Inggrisnya. Steak diolah dengan cara dipanggang dan dimakan oleh para orang Belanda bersama kacang polong, kentang dan wortel.

Sedangkan Selat Solo ini termasuk percampuran antara bistik, salad dan sup. Biefstuk yang telah dimodifikasi oleh warga pribumi dengan cara dimasak sejenis semur berkuah encer, dibumbui pala merica dan kecap manis khas masakan Jawa. Disajikan bareng daun selada, kentang goreng, wortel buncis rebus, acar timun dan bawang merah , irisan tomat, telur rebus atau pindang, juga ditaburi keripik kentang. Tak lupa mayonaise dan saus mustard.

Setelah lama sekali saya pengen bikin ini makanan, dan cuma sekedar di angan angan saja..hari ini penuh semangat 45 saya niatkan untuk memasaknya. Dimulai dengan bikin printilannya sedari tadi malam, keripik kentang dan pindang telur yang kemudian saya masak lagi jadi semur , biar warnanya bisa cokelat ayu dan rasanya meresap ke dalem dalemnya telur. Wes pokoknya sudah menyerupai telur di gudeg itu, masir dan bertekstur kenyal. Sedap!😄

Meskipun selat solo ini minus daun selada dan acar mentimun, setidaknya rasa penasaran saya akan beef steak perkawinan Pribumi – Belanda ini sudah lunas terbayarkan. SAH..!!😀

BAHAN:

  • 300 gr daging sapi ( iris tipis melawan serat, lumuri 2 sdm tapioka. Diamkan 15 menit. Cuci bersih. Sisihkan)
  • 1 liter air
  • 1/2 sdt pala halus
  • 1/2 sdt merica halus
  • 1 butir pekak/ bunga lawang
  • 3 cm kayu manis
  • 1 sdt gula pasir/merah
  • 1 sdt kaldu bubuk rasa sapi
  • 1 sdt garam halus
  • 1 sdm margarine
  • 5 sdm kecap manis
  • 2 buah tomat merah iris kotak kecil

BUMBU HALUS:

  • 6 Siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih

CARA:

  • Tumis duo bawang, kayu manis, bunga lawang pakai margarine. Masukkan daging aduk sampai berubah warna
  • Masukkan air. Tambahkan pala, merica, gula pasir, kaldu bubuk, kecap manis dan garam. Bila kuah mulai menyusut tambahkan irisan tomat. Cek rasa. Angkat

PELENGKAP:

  • Daun selada ( punya saya di skip)
  • Irisan tomat
  • Kentang goreng
  • Wortel & Buncis rebus
  • Telur rebus/ pindang/ semur
  • Irisan bawang merah atau acar timun
  • Keripik kentang
  • Mayonaise/saus mustard

PENYAJIAN:

  • Tata bahan pelengkap di piring , tambahkan daging bistik. Guyur dengan kuahnya. So yum yum…😋

Dikarenakan saya tidak punya mustard dan maizena, jadi saya tidak bikin mayones Jawanya ya..

Cuma saya ganti dengan saus yang di bikin dari campuran kentang rebus dan kuning telur rebus yang dihaluskan , saya tambahi beberapa sendok mayonaise saja. Wes cukup enak kok.. seger… asam sedikit…manis sedikit…nom nom..😋

Tinggalkan komentar