Susu Cendol Anget…atau Susu di Cendolin?

Ini ceritanya, Mbungahi..πŸ˜€

Dikarenakan si bunga biru cantik telang tiap hari mekar banyak banget..padahal satu pohonnya lagi sudah saya tebang saking numbuh rimbun kemana mana merambatnya. Dan masih punya bahan bahan untuk membuat cendol saya jadi mbungahi ini. Mungkin kalau di artikan ke bahasa Indonesia arti mbungahi itu sama dengan senang yang berlebihan gitu ya, over hepi.

Yasudah bikin cendol lagi. Tapi cendolnya kali ini tidak saya jodohkan dengan santan dan gula merah seperti biasanya. Ada sih santan instant, kelapa asli ya ada kalau mau pakai tinggal marut saja. Karena pengen minum yang berbeda dari cendol dawet, saya cobain bikin susu full cream hangat tak tambahin sedikit gula ..lagi pengen yang manis manis ini..biasanya saya ngejus buah dan sayur tidak pakai tambahan gula dan pemanis lainnya..pure..plain.

Tak apa apalah minum yang manis manis asal tidak berlebih. Toh tiap harinya saya cuma konsumsi air putih doang. No kopi no teh.

Eh..ternyata enak juga loh…susu di cendolin ini..anget di tenggorokan dan perut. Lembut cendolnya di mulut…manis dan gurih. Lekker pokoknya! Walaupun entahlah nama minumannya…saya namain saja Susu Cendol AngetπŸ˜‚

Tongseng Kambing Santan

Masih ada sisa daging Idul Adha kemarin di kulkas, ada kali ya sekiloan daging kambing plus tulang tulangnya beserta usus babat. Untuk usus babatnya cuma saya rebus memakai rempah rempah dan saya simpan di wadah tertutup, taruh kulkas dulu.

Sebenarnya saya kurang begitu suka mengolah daging embek beginian, saya tidak kuat menahan aroma prengusnya, sama halnya ketika berhadapan dengan ikan di dapur..membuat perut saya berputar putar tidak karuan, mual..ujung ujungnya mesti ngemut permen untuk mengurangi isi perut yang bergejolak …

Tapi mau tidak mau ya tetap saya olah daging kambingnya, daripada mubazir. Saya olah jadi tongseng kambing pakai santan. Dagingnya saya rebus dulu pake metode 15.30.15, direbus dulu di air mendidih selama 15 menit dan matikan api kompor diamkan 30 menit diatas kompor posisi panci tertutup rapat. Kemudian masak lagi 15 menit. Baru daging diiris iris dan siap diolah.

BAHAN:

  • 1 kg daging kambing rebus dan iris iris
  • 2000 ml santan sedang
  • 7 lembar daun kol iris kasar
  • 2 batang daun bawang iris kasar
  • 4 buah tomat merah iris kasar
  • 1/2 sdt pala bubuk
  • 4 cm kayu manis
  • 4 biji cengkih
  • 4 cm lengkuas
  • 3 lembar daun jeruk
  • 1 sdm gula merah ( optional)
  • 2 sdt garam ( sesuai selera)
  • 4 – 5 sdm kecap manis
  • 2 batang serai geprek
  • 3 lembar daun salam
  • 5 cm jahe geprek
  • 2 biji kapulaga

BUMBU HALUS:

  • 10 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 1 sdt merica
  • 5 butir kemiri
  • 1 sdt ketumbar

Bumbu Iris:

  • 10 biji cabe rawit merah setan
  • 5 siung bawang putih
  • 5 siung bawang merah

CARA:

  • Tumis bumbu halus sampai harum masukkan salam lengkuas serai dan bumbu rempah lainnya.
  • Masukkan daging kambing dan santan, masukkan bumbu bumbu lainnya. Aduk jangan sampai santan pecah. Masak sampai bumbu meresap dan kuah santan berkurang. Tumis bawang merah/ putih dan cabe. Masukkan ke kuah santan . Tes rasa
  • Masukkan irisan tomat dan kol.
  • Siap disantap bersama nasi hangat
  • Taburi bawang goreng
  • Yummy