Bunga Lawang , si rempah eksotik yang berkhasiat obat

Bunga lawang atau Pekak ini mempunyai bentuk bintang, yang terdiri dari 8 ruas . Setiap ruas terdapat biji kecil berwarna cokelat. Karena bentuknya yang menyerupai bintang , bunga lawang juga disebut sebagai Star Anise. Nama ilmiahnya adalah Illicium Verum.

Bunga ini memiliki rasa yang mirip dengan Adas Manis. Banyak digunakan sebagai bumbu masakan di negara negara Asia, seperti bumbu Rendang, Kari , Gulai, Semur juga sebagai bumbu tradisional Cina yaitu Ngo Hiong.

Rempah ini mengandung vitamin C, kalsium, Zat besi, magnesium, kalium dan serat. Juga mengandung berbagai senyawa yang memiliki sifat antioksidan, antiperadangan, antimikroba.

Di Thailand si rempah ini dikenal sebagai Dok can atau Poy kok. Mempunyai aroma khas yang tajam dan kuat, harum, agak sedikit manis dan paling eksotik diantara rempah rempah lainnya.

Cara penggunaannya sangat mudah, tinggal dimasukkan langsung ke dalam masakan daging atau bisa ditumis dulu bersama bumbu halus. Bisa disimpan dalam waktu yang lama dan diwadah tertutup.

Selain sebagai bumbu, bunga lawang juga bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal. Berikut beberapa manfaatnya:

1. Meningkatkan sirkulasi darah

Karena mengandung zat besi yang membantu memproduksi sel darah merah sehingga mampu meningkatkan sirkulasi darah dan tingkat energi tubuh.

2. Mengatasi insomnia

Karena bunga ini memiliki sifat penenang

3. Meningkatkan sistem imunitas

4. Mengobati infeksi jamur

Dipercaya mampu mengobati kutu air, kurap, kandidiasis dan infeksi jamur lainnya

5. Menjaga kesehatan kulit

6. Mengatasi flu dan batuk

Karena mengandung asam shikimat yang memiliki sifat antivirus.

Caranya mudah, tinggal seduh 3 buah bunga lawang tambahkan 1 sdt cengkeh dan tambahkan madu. Minum selagi hangat.

Kopi Beras, manjur atasi diare & sakit perut

Saya ini orangnya langganan diare plus sakit perut. Bila makan sambel yang agak pedes dikit atau sayur pedes tumis atau bersantan kental, perut langsung bereaksi seketika terasa panas dan mulas. Tapi tetep aja ya kadang masih ngeyel, masih makan yang pedes kalau lagi pengen..soalnya makan yang serba gurih dan anyep itu bikin gak nafsu makan😥

Dulu sewaktu saya masih ABG masih muda, saya jagonya makan pedas. Makan segigit bakwan saja nyeplus lomboknya bisa 5 biji sekaligus..langsung hap!. Bayangkan bisa 15 biji lombok kan yang saya ceplus untuk menghabiskan satu gorengan😱.

Hehe…itu dulu ya..tapi sekarang ketika saya sudah berumur dan menjelang “manula” ..perut saya sudah gak bisa berkompromi lagi sama si cabe cabean. Sudah keok..kata orang sih ususnya sudah menipis. Bentar bentar lari ke toilet sehabis makan pedas.

Padahal dalam hati kecil saya, masih punya keinginan yang kuat buat mencolek colek sambel di cobek. Apalagi sambel terasi dan rebusan pucuk daun singkong muda..uuuuh itu makanan terenak sedunia..aaagh terasa air liur saya mau meleleh cuma dengan melihat kedua makanan tersebut. I love terasi full!!😍

Saat ini yang bisa saya lakukan hanya memandang sambel dan tumisan pedes dengan wajah memelas..hayang..oh how pity i am…😢

Karena seringnya saya diare, beberapa saudara dan teman dekat memberi julukan kepada saya Si Ratu Jret haha..😂. Hingga sayapun harus punya persediaan beberapa emplek obat diare dari apotik dirumah, buat jaga jaga sewaktu waktu jret lagi. Tapi beberapa bulan terakhir ini saya mencoba resep alami warisan dari almarhum Simbah saya. Yang tentunya lebih aman dikonsumsi ketimbang obat kimia..

Cuss yuk..

Bahan:

Segenggam beras cuci bersih tirisksn

200 – 250 ml air . Usahakan airnya sangat panas baru mendidih

Cara:

Sangrai beras di wajan atau kalau ada tempat penggorengan yang dari tanah liat itu loh. Aduk sampai gosong dan menghitam. Angkat. (Semacam wajan tapi dari tanah liat, Saya gak tau namanya🙈).

Tuang di teko atau gelas besar. Tuang air panas,aduk. Saring. Minum selagi masih hangat. Pahit sih dikit. Tapi insha Allah diarenya akan segera stop.

Kopi beras, abaikan penampakan wajan saya ya. Emang wajan udah tua dan bulukan. Tapi itu peninggalan dari almarhum Simbah Putri/ Nenek saya. Jadi ada kenangannya😊.