Simpen di mari
Beberapa hari lalu sempet jepret pake hp rumah almarhum Simbah dan Simbah Buyut saya , dimana kenangan masa kecil banyak ditoreh disitu.
Rumah yang dibangun sejak zaman kolonial Belanda. Dulu kayu kayunya asli kayu jati dan sempat dibakar oleh pasukan serdadu .
Sejak kemarin sudah mulai di pugar , rencananya sih akan diganti dengan bangunan baru.








Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.